Salah dan benar sudah menjadi hinaan dan rebutan dalam keseharian kita. Kita menyalahkan orang lain karena merasa benar atau kita disalahkan oleh orang lain karena mereka merasa lebih benar. Salah dan benar menjadi soal adu klaim di satu sisi dan adu vonis di sisi lain. Catatan ini coba melihat konsep salah benar dari perspektif yang salah. Maksudnya bagaimana?
Senin, 04 Februari 2019
Sabtu, 26 Januari 2019
Agama Moderat
Pada akhir bulan pertama di Tahun 2019, Presiden Jokowi berkunjung ke kediaman Pak Quraish Shihab. Dua tokoh ini bertemu untuk mendiskusikan tentang pentingnya moderasi beragama. Pada saat yang bersamaan, Kementerian Agama tengah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan tema Moderasi Beragama untuk Kebersamaan Umat.
Senin, 21 Januari 2019
Mengkritik untuk Melakukan
Asumsi dasar kritik adalah penilaian adanya sesuatu yang salah sehingga perlu diubah. Kritik disampaikan agar sesuatu yang menurutnya salah itu diubah dengan sesuatu yang menurutnya benar. Obyek yang dikritik adalah sesuatu yang menurut kritikus itu buruk, salah, tidak tepat, atau tidak benar. Lalu bagaimana jika ternyata obyek kritik itu adalah yang sesuatu diinginkan sang kritikus?Kamis, 10 Januari 2019
Minggu, 06 Januari 2019
Dipenjara Dunia
Tulisan ini serpihan kecil tentang pola agama melihat dunia. Umat yang menganut agama yang mengajarkan adanya kehidupan abadi sesudah kematian dari kehidupan profan dunia, perlu memahami dengan tepat bagaimana pola agama melihat dunia, termasuk sekedar serpihan kecil dalam catatan ini.
Rabu, 02 Januari 2019
Memulai Tak Pernah dari Awal
Pernahkah kita berada dalam kondisi serba siap untuk memulai sesuatu? saya ragu kalau kita pernah seperti itu. Selalu ada saja yang kurang saat kita akan memulai sesuatu, tapi ya harus dimulai. Oleh karena itu, tulisan ini hendak meyakinkan bahwa pada dasarnya kita tak pernah memulai sesuatu dari awal.
Sabtu, 29 Desember 2018
Masa Lalu Kita dan Mereka
Masa lalu adalah masa lalu. Tak ada makhluk yang tak punya masa lalu. Rentang waktu yang dilalui hanya berkutat antara masa lalu, sekarang, dan masa depan. Pemahaman sederhananya, masa lalu sudah terjadi, sekarang sedang dijalani, dan masa depan yang akan dihadapi. Apa yang harus dilakukan sekarang dan bagaimana meraih masa depan jika masa lalu tidak disikapi dengan benar, apalagi tersandera atau terperangkap dalam masa lalu.
Langganan:
Komentar (Atom)
TULISAN POPULER
(Do not) Go with the flow
Jadi ingat dengan catatan lama tentang sabar [ Sabar seperti air: unstopable ] yang mengajariku bahwa sabar bukan pasrah menyerah, bukan men...




