Kebenaran atau jalan yang benar sesungguhnya teramat mudah kita temukan tanpa perlu tergantung pada teori atau konsep tentang kebenaran itu, karena pada dasarnya manusia diberikan piranti dalam dirinya untuk cenderung pada kebenaran. Piranti itulah yang kita sebut matahati. Saat matahati kita terbuka, dengan mudahnya kita lihat kerlipan kebenaran yang dapat bersinar saat kita asah dengan pengetahuan. Namun sebaliknya, saat matahati kita terbutakan, tiada satupun kebenaran tampak di pelupuk mata. Lalu, apakah yang kita lakukan dapat membukakan matahati atau justru membutakannya?
Hati-hati Memahami Hati
Hati yang dimaksud dalam catatan ini bukanlah perangkat keras (hardware) yang diidentikkan dengan sebentuk fisik organ internis dari tubuh kita. Hati adalah perangkat lunak (software) yang dianugerahkan-Nya kepada kita untuk memilih dan memilah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar