Jadi ingat dengan catatan lama tentang sabar [Sabar seperti air: unstopable] yang mengajariku bahwa sabar bukan pasrah menyerah, bukan menerima keadaan tanpa daya. Sabar adalah tekun, fokus, dan konsisten memperjuangkan gagasan kebaikan dan cara kebenaran meski tak henti aral melintang. Ya, abstraksi ini harus dibuatkan alurnya, kondisi ini harus diarahkan jalurnya; let it flow!